Saat Ozil Dihadapkan Tawaran Yang Menggiurkan Dan Dia pun Menolaknya

Saat Ozil Dihadapkan Tawaran Yang Menggiurkan Dan Dia pun Menolaknya

Saat Ozil Dihadapkan Tawaran Yang Menggiurkan Dan Dia pun Menolaknya
Walaupun tidak selalu tampil memukau akhir akhir ini namun salah satu pemain Arsenal yaitu Mesut Ozil mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat penawaran fantastis dari Tiongkok pada musim panas 2016 lalu. Ozil memperkuat Arsenal sejak tahun 2013 lalu. Meski jadi pilar tim asuhan Arsene Wenger tersebut, namun ia kerap mendapat cemoohan dari para fans. Pasalnya, ia kerap dianggap tampil tidak konsisten. Ia juga sering dianggap ‘hilang’ di laga-laga penting, terutama melawan sesama klub-klub besar.

Ternyata hal tersebut membuatnya disebut tak betah berada di Emirates. Otomatis hal itu memancing klub yang berniat untuk memakai servisnya bergerak. Ternyata ada satu klub yang bersedia membayarnya sampai 100 juta Pounds agar bersedia pindah ke Tiongkok. Informasi itu diketahui setelah Ozil mengungkapkannya dalam buku barunya yakni Gunning for Glory.

“Ketika saya mendapat tawaran dari Tiongkok musim panas lalu, namun, saya tidak perlu nasihat dari Robert Pires karena tawaran itu terlalu absurd. Klub Tiongkok itu sudah siap untuk membayar saya 100 juta Pounds bersih selama periode lima tahun. Uang yang jumlahnya bak di cerita dongeng itu melampaui batas imajinasi saya,” ujar Ozil.

Pada kenyataannya tawaran yang menggiurkan tersebut tidak membuat pemain berusia 28 tahun tersebut berpikir. Karena tanpa butuh waktu lama ia pun langsung menolak tawarab tersebut.

“Meski demikian saya membutuhkan waktu kurang dari tiga menit untuk menolak tawaran itu. Agen saya, Erkut, menelepon saya untuk memberi tahu saya tentang tawaran itu. Ia berkata: ‘Saya pikir kita setuju apa yang akan kita lakukan, bukan? Anda tidak akan mempertimbangkan hal itu, kan?'” ungkapnya. Dan saya pun menjawabnya demikian : ‘Karir saya jauh dari kata berakhir. Saya masih ingin memenangkan gelar dengan Arsenal. Saya tidak ingin bermain di Tiongkok tidak peduli berapa banyak yang bersedia mereka bayarkan. Tidak mungkin,'” tegas ku dalam menghadapi masalah ini.

Leave a Reply

%d bloggers like this: